Bola, Olahraga

Suasana Tegang Raih Gelar di Liverpool dinikmati Van Djik

Deskripsi singkat: Van Djik yang dinobatkan sebagai salah satu bek terbaik 2019 mengaku sangat menikmati suasana tegang meraih gelar di Liga Inggris.

Suasana Tegang Raih Gelar di Liverpool dinikmati Van Djik

Biasanya tidak semua orang menikmati suasana tegang pertandingan. Namun lain halnya dengan Virgil Van Djik. Ia mengaku bahwa ia sangat mendambakan suasana tegang penuh tekanan dalam perburuan gelar juara ajang Liga Inggris seperti yang saat ini tengah dirasakannya dengan klub yang ia bela, Liverpool.

Liverpool Berpeluang Jadi Juara Liga Inggris

The Reds dan Manchester City akan menjadi dua klub yang mengantongi peluang besar untuk meraih gelar juara Liga Inggris di musim ini. Sementara ini, Liverpool duduk manis di posisi teratas dengan perolehan 76 poin. Poin yang dihasilkannya unggul 2 poin dari The Citizens yang masih mempunyai sisa pertandingan lebih banyak.

Van Djik sendiri mengatakan bahwa ia amat sangat menantikan momen ini, momen yang menegangkan dan suasana penuh tekanan dalam hal kejar-kejaran pada puncak klasemen. “Ini lah yang sesungguhnya saya inginkan. Anda berharap bisa berada di posisi seperti ini, menjadi penantang dalam perebutan gelar Liga Primer, masih bertahan juga di Liga Champions dan mencapai final di musim lalu,” ungkapnya penuh antusias dilansir dari CNN Indonesia.

Van Djik Juga Berjasa

Bek tengah yang berasal dari Belanda itu mengaku amat sangat nyaman bisa menjadi bagian dari klub yang ingin meraih gelar juara liga domestic untuk pertama kalinya setelah 29 tahun lamanya paceklik juara.

Ia sendiri menjadi salah satu kunci suksesnya togel terpercaya Liverpool yang hebatnya baru 18 kali saja kebobolan di musim ini. Bisa dikatakan, Liverpool adalah tim yang jarang kebobolan dan itu juga karena Van Djik. Selain itu, The Reds sendiri pun mencatatkan 17 buah laga tanpa ada yang kebobolan sedikitpun.

“Di posisi saya saat segalanya berlangsung dengan baik, maka segalanya akan cukup mudah juga karena saya adalah orang yang akan membenahi segalanya,” ucapnya menerangkan pada awak media.

“Namun saat semua berjalan dengan buruk, maka saya akan menanggung segala kesalahan. Dan pada akhirnya, kami melakukannya bersama-sama. Kalau anda lihat, cara kami bermain, bertahan dan juga menyerang, itu semua diawali di depan. Mereka melakukan pekerjaan yang amat sangat luar biasa,” imbuhnya lagi.

Ia menerangkan kemampuannya bisa bermain sangat apik menggalang pertahanan Liverpool tak lepas dari performa baik yang mana diperagakan kawan-kawan satu timnya yang membuat Liverpool tampil menjanjikan tahun ini.

Namun hal ini tidak lantas membuatnya besar kepala. Bahkan Allison Becker, selaku kiper Liverpool yakin bahwa The Reds adalah sebuah tim yang tidak hanya bergantung pada satu orang saja. Hal ini dibuktikan pada pertandingan Liga Champions beberapa waktu lalu di mana Liverpool bisa masuk ke leg pertama 16 besar.

Saat itu Van Djik absen dan akan menjamu Munich di Stadion Anfield pada hari Selasa (19/2). Saat itu Van Djik terkena sanksi sehingga tak bisa berjuang bersama membela Liverpool. Memang ketidakhadirannya jadi sebuah pukulan yang sangat serius bagi Liverpool akan tetapi Allison,sebagai kiper, yakin Liverpool bisa mengatasi hal itu.

“Semua pemain bertahan sudah pernah bermain. Jadi, saat salah satu pemain datang dan pemain yang lainnya pergi, kami tak merasakan kehilangan itu. Kami sudah terbiasa bersama (tak hanya dengan empat pemain saja” katanya pada awak media.

Dan Van Djik pun ingin membuktikannya lagi di laga melawan Manchester City ini bahwa Liverpool adalah tim yang solid dan bisa bekerja sama dalam tim.

Author Since: Jul 17, 2018